Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Wednesday, December 14, 2011

Buku Menjadi Juara Olimpiade



Telah terbit buku
Menjadi Juara Olimpiade
Kumpulan Soal Pelatihan Olimpiade Fisika
Disusun oleh:
Hendra Kwee, Ph.D.
Tan Jong Anly, Ph.D.
Yudistira Virgus, M.Sc.
Kata pengantar:
Prof. Yohanes Surya, Ph.D.
Jumlah halaman: 128
Penerbit: PT Kandel
ISBN: 978 979 1391 92 4
Harga buku: Rp 52.500. (Diskon 25% dari harga resmi Rp. 70.000)
Buku ini merupakan kumpulan soal-soal pelatihan olimpiade fisika yang digunakan dalam pembinaan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) tahun 2006-2010. Ketiga penulis adalah pembina TOFI dengan pengalaman membina selama bertahun-tahun. Buku ini terdiri 265 soal dan jawaban akhir yang mencakup bidang mekanika, listrik magnet, gelombang, optik, termodinamika, relativitas khusus dan fisika modern.
Variasi kesulitan soal dalam buku ini dirancang sangat luas. Ada soal-soal yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit, tetapi ada soal yang perlu pemikiran mendalam dan bisa menghabiskan waktu beberapa jam bahkan beberapa hari untuk menyelesaikannya. Jawaban akhir setiap soal diberikan pada bagian akhir setiap bab buku ini. Walaupun solusi tidak diberikan dalam buku ini, tetapi cara penyajian soal disusun untuk menuntun pembaca kepada jawaban akhir yang benar.
Untuk pemesanan hubungi
PT Kandel
Jl. Pahlawan Seribu No 3-6 BSD City
Tangerang, Indonesia 15322
Telepon: 021- 53163394-98
Fax: 021- 53162197
atau pesan online di
http://www.kandelmultimedia.com/store/ (hjk)

Fisikawan Hebat Sepanjang Sejarah, dan Sepuluh Masalah Besar yang belum terpecahkan dalam Fisika.


The Top Physicists in History, and Ten Great Unsolved Problems in Physics.
THE TOP PHYSICISTS IN HISTORY :

1. Albert Einstein
2. Isaac Newton
3. James Clerk Maxwell
4. Niels Bohr
5. Werner Heisenberg
6. Galileo Galilei
7. Richard Feynman
8. Paul Dirac
9. Erwin Schrodinger
10. Ernest Rutherford

(according to a poll of scientists conducted by Physics World magazine)

Other highlights of Physics World's millennium canvas: the most important physics discoveries are Einstein's relativity theories, Newton's mechanics, and quantum mechanics. Most physicists polled (70%) said that if they had to do it all over again, they would choose to study physics once more. Most do not believe that progress in constructing unified field theories spells the end of physics.

Ten great unsolved problems in physics:

Plasma physicists actively study and may help alleviate a fifth (climate change).

1. Quantum Gravity
    Diskusi : Quantum Gravity
2. understanding the nucleus
3. fusion energy
4. climate change
5. turbulence
6. glassy materials
7. high-temperature superconductivity
8. solar magnetism
9. complexity
10. consciousness

December issue of Physics World, published by the Institute of Physics, the British professional organization of physicists celebrating its 125th anniversary this year.

Friday, December 9, 2011

Lanjutan "Bumi Baru" Memiliki Kehidupan Di Dalamnya


Ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menguak keberadaan planet yang bisa mendukung kehidupan (habitable). Namanya, Kepler-22b. Ditemukan oleh teleskop luar angkasa Kepler. 

Para ilmuwan terus mengkaji "kembaran Bumi" itu. Berdasarkan penelitian terbaru, Kepler-22b teridentifikasi besarnya dua kali ukuran bumi, dengan temperatur rata-rata 22 derajat Celcius. 

Kepler-22b juga memiliki atmosfer yang bisa mendukung kehidupan. Nyaris sempurna, kecuali kekurangan yang ini: jaraknya terlampau jauh, 600 tahun cahaya dari Bumi. 

Kepler 22-b adalah yang kali pertama disebut sebagai "super-Earth" yang diketahui terletak di zona habitasi, dengan bintang mirip dengan Matahari kita. 
Dijuluki sebagai "Goldilocks Zone", lokasi di mana planet ini berada memiliki suhu yang cocok, yang memungkinkan eksistensi air di permukaannya. 

Ini berarti, planet tersebut bisa memiliki benua dan lautan seperti halnya Bumi. Sebab, di mana ada air, di situlah kehidupan berada.  Ilmuwan yakin, Kepler-22b tak hanya sekedar bisa mendukung kehidupan, tapi juga mungkin, sudah ada kehidupan di sana. 

Seperti diketahui, teleskop Kepler yang diluncurkan NASA mengawasi 155.000 bintang untuk mencari keberadaan planet-planet layak huni. Bintang di sekitar orbit Kepler-22b, berada di konstelasi Lyra dan Cygnus  ukurannya lebih kecil dari matahari dan 25 persen lebih redup. 

Planet tersebut mengorbit bintangnya dalam waktu 290 hari, dengan jarak 15 persen lebih dekat dari jarak Bumi ke Matahari. Kepler-22b berada tepat di tengah zona habitasi bintang sebuah kondisi yang sempurna bagi kehidupan. 

Sementara, dua planet lainnya yang mengorbit pada bintang yang lebih kecil dan lebih dingin dibandingkan Matahari baru-baru ini ditemukan di tepi zona layak huni mereka.Orbit mereka lebih mirip dengan  Mars dan Venus.

Wednesday, December 7, 2011

Planet Kepler-22b "Bumi Baru" Ditemukan

Tim peneliti dari Badan Antariksa AS (NASA) mengumumkan temuan penting dalam upaya pencarian kehidupan. Mereka mendapati planet lain yang berotasi cukup dekat dengan mataharinya, di orbit yang berpotensi mendukung kehidupan.

Planet yang diberi nama Kepler-22b itu memiliki ukuran 2,4 kali ukuran Bumi dan jaraknya 600 tahun cahaya dari kita. Planet itu mengorbit di ‘habitable zone’ atau kawasan di ruang angkasa yang cukup jauh dari mataharinya di mana air bisa hadir di permukaan tanpa menguap.

Bintang yang menjadi matahari bagi planet tersebut berjarak 600 tahun cahaya (1 tahun cahaya mencapai sekitar 9,65 triliun kilometer) ke arah konstelasi Lyra dan Cygnus. Meski begitu, pancaran sinar bintang itu 25 persen lebih redup dibanding matahari kita.

Tak jauh berbeda dengan Bumi yang mengorbit matahari selama 365 hari per rotasi, Kepler-22b menuntaskan orbitnya dalam 290 hari. Ini dimungkinkan karena jaraknya dengan mataharinya berada sekitar 15 persen lebih dekat dibanding jarak bumi dengan matahari. 
Jarak ini cukup dekat untuk menghadirkan temperatur yang hangat dan menyenangkan di permukaannya. Di temperatur itu, air dalam bentuk cair, yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan, bisa hadir. Artinya, planet ini bukan saja bisa dihuni, tetapi bisa juga sudah berpenghuni.

Sebelumnya para ahli juga menemukan sebuah planet yang mirip dengan bumi. Planet itu kemudian diberi nama Zarmina. Ukurannya lebih besar dari bumi. Sekitar 20 hingga 50 persen lebih besar. Dengan ukuran sebesar itu, Zarmina tentu saja bisa mampu menampung lebih banyak mahluk hidup, termasuk manusia.
Gravitasi di permukaannya juga lebih besar, sekitar 1 hingga 1,5 lebih besar dari gravitasi bumi. Artinya, kalau kalau di bumi bobot Anda 70kg, maka di Zarmina akan melar hingga sekitar 100kg.